kuis di instagram DL 28 Februari 2015

kuis di instagram DL 28 Februari 2015



dapatkan 1buku gratis dg cara komen di bawah postingan instagram saya ya.
spt apakah sosok #Gus atau putra kyai yg kamu kenal selama ini? share di sini ya:)
ditunggu s/d 28 Feb 2015
akan dipilih 1 komentator utk dpt 1 buku gratis


ini link-nya : https://instagram.com/p/zjT0C0tRb6/

Sepuluh tips untuk menggerakkan plot

Sepuluh tips untuk menggerakkan plot


1. buat komplit dan detailkan biografi protagonis dan antagonis karakter kita

2. buat daftar perubahan-perubahan yang akan terjadi pada karakter2 tsb.
di Just In Love, tokoh yang sombong berubah tak sombong lagi

3. Mulai dengan sesuatu yang penting terjadi. yang mengejutkan dan menarik.
4. Jangan mulai dengan cerita lalu/ backstory.
Mesir Suatu Waktu; Miss Backpacker Naik Haji; Ayah Lelaki Itu Mengkhianatiku; Sarvatraesa

5. ciptakan konflik sejak halaman pertama. karakterbutuh masalah dan alasan untuk dipecahkan. 
6. tunjukkan motivasi. karakter ingin mencapai tujuan mereka melebihi apapun dan akan mengejarnya bagaimanapun caranya. apa yang dia khawatirkan? buat mereka berjuang untuk itu, secara mati-matian dan bahkan irasional. 

7. ungkap cerita dalam bentuk adegan. jumlahnya tergantung genre dan panjang novelnya.
sudah punya novel Gus? available at bookstores

8. Miliki satu plot dan satu subplot.
9. Fiksi butuh sisi gelap jiwa. gerakkan  cerita menuju momen yang tampaknya 'sisi gelap jiwa'nya si tokoh. biasanya ada di beberapa halaman sebelum akhir buku. 


10. buat outline,

PELUKITARO


PELUKITARO
Menatap tajam ke arahku, Hendrik menyelusupkan rasa dan getar yang tak biasa. Aku ketakutan. Kami sedang berteduh di bawah jembatan tol. Hujan mulai rintik dan kami memutuskan untuk berteduh sembari beristirahat setelah seharian mengamen dari kampung ke kampung.
Hendrik memetik gitarnya lalu dengan lembut melantunkan lagu Kitaro. Children without father. Titik air mataku tak tertahan, tak urung aku luruh dan hanyut bersama hujan dan suara emas Hendrik. Luruh dan jatuh ke pelukannya. Pelukan Kitaro-ku.
            Kami telah sama-sama menggelandang sejak puluhan tahun lalu, saat kami sama-sama kehilangan ayah kami yang terkena bencana alam di masa negeri berselimut kalut kekacauan korupsi dan berbagai macam mafia.
Kuedarkan pandangan dan berakhir saat menatap beton jembatan tol di atas kami. Kami sekeras baja, Kitaro-ku –Hendrik- tak pernah melepaskan aku dari ‘pelukan’nya. Dia yang selalu ada di dekatku, memahami luka-luka dan rintihanku. Dia menguatkan aku dan yang paling menakjubkan adalah dia selalu menjagaku. Tak terbersit dalam pikirannya sekalipun untuk menodaiku, meski banyak sekali gelandangan, pemulung, pengamen dan anak jalanan di sekitar kami melakukannya. Hendrik serupa malaikatku. Bahkan menyentuhku saja tidak pernah ia lakukan.
“Kita pulang yuk,” ajak Hendrik sambil menggamit lenganku. Kami berjalan bergandengan tangan menyusuri sisa hujan. Aku ketakutan. Getar suaranya tak biasa, tubuhnya hangat  di tengah hujan yang dingin. Aku ketakutan. Hendrik mungkin sekali sakit. Kehilangan dia adalah ketakutanku saat ini.
“Aku lapar……..” tak bisa kusembunyikan nyanyian perutku.Dan sebenarnya aku mengkhawatirkan Hendrik. Dia harus makan dan minum obat.
“Kita makan sepiring berdua?” tanyanya. Uang di tangan memang tak seberapa. Aku mengangguk saja, dengan rencana akan makan satu dua suap saja dan meninggalkan sisanya untuk dihabiskan Hendrik. Dia lebih membutuhkan daripada aku.
“Ikhlaskan suamimu,”  suara itu membangunkan lamunanku. Suara Irish, manajer kami yang selama seminggu ini menemaniku dan Hendrik melalui hari-hari berurai air mata di ICU rumahsakit.
Berhasil melalui sepuluh tahun perjuangan kami meniti kesuksesan setelah masa-masa di bawah jembatan tol dan melawan penyakit Hendrik, pada akhirnya perpisahan kami tak terelakkan.
“Aku mencintaimu, Hendrik. Dulu, sekarang, selamanya,” bisikku di telinganya yang kini beku dan dingin. Tangan kananku memeluk Kitaro-ku yang terbujur kaku. Tangan kiriku meraba perutku yang mulai membuncit, a child without father mengalun sepi.



LOMBA RESENSI BUKU FLP

LOMBA RESENSI BUKU FLP
Dalam rangka Milad ke-18, FLP menggelar lomba Resensi Buku FLP.
Syarat dan ketentuan lomba:
1. Terbuka untuk umum
2. Buku yang diresensi adalah buku karya anggota FLP yang terbit tahun 2013-2015.
3.Peserta menuliskan resensinya di blog dan mengirimkan link nya ke email FLP Pusat flp.pusat@gmail.com
4. Panjang resensi 4000 - 6000 karakter dengan spasi.
5.Peserta diwajibkan memfollow twitter flp @flpoke dan like FanPage FLP (www.facebook.com/forumlingkarpena)
6. Lomba dimulai 9 Februari dan ditutup 9 Maret 2015. Pengumuman 20 Maret 2015 di website www.flp.or.id
7. Pemenang pertama akan mendapatkan smartphone.
8. Lima peresensi terbaik akan mendapatkan paket buku senilai @ 300,000 dari penerbit Indiva.
9. Keputusan juri tidak bisa diganggu gugat.


Nah! ini juga buku karya anggota FLP nih,  GENERASI COPY PASTE karya gus Awy 
harganya Rp 35rb, ada di toko buku Gramedia.
kalau kesulitan, bisa langsung beli ke saya. order via sms/wa 085701591957
tulis nama/alamat/judul buku yang dipesan

dan kamu bahkan dapat double benefit, sebab ada lomba review GENERASI COPY PASTE juga, cek infonya di blog ini juga :)


jatuh cinta adalah cara terbaik untuk melanjutkan hidup

jatuh cinta adalah cara terbaik untuk melanjutkan hidup


kemarin aku terkejut saat mengunjungi toko buku Gramedia amaris di jl, pemuda semarang ketika mampir sepulang dari radio Sonora FM untuk atur waktu shedule talkshow Maret nanti. Gramedia Pemuda yang tadinya menempati dua lantai kini dikepras jadi menempati satu lantai aja. Duh, pertanda apa ini? Jelas, karena buku kurang laris di sana.
Terus dapat cerita juga kalau pas kemarin Bernard Batubara talkshow di situ, ternyata sepi banget, kurang hadirinnya. Duh. Jadi begitu setelah acara Bara yang presentasi bukunya Jatuh Cinta adalah cara terbaik untuk bunuh diri itu, gramedia pemuda terus dilempit, hehe, maksudnya dari dua lantai jadi satu lantai saja.

Sedih ya? iya. Masa depan penulis suram dong? eh, jangan. Terus piye?

dian nafi memilih jatuh cinta :D
kalau dipikir-pikir dan dirasa-rasa, kita ini pasti mengalami siklus. kadang mood, kadang nggak, kadang bejo, kadang nggak, kadang semangat, kadang nggak, kadang kelihatan cantik, kadang nggak. tapi aku ingat banget, seringnya kita ini terlihat cantik, bahagia, senang, puas, asyik, seru, bersemangat, justru kalau sedang jatuh cinta. iya nggak sih? iya aja deh ya.

jadi inget yang semalam dicuitkan mbah sudjiwo tedjo, kau pikir energi penulis itu dari mana, cuk? ya antara lain dari seringnya penulis itu jatuh cinta. (mbuh jatuh cinta dengan siapa atau dengan apa,  ya kan?:D)

so, jatuh cinta adalah cara terbaik untuk melanjutkan hidup.
jadi....jatuh cintalah terus, dan semuanya akan baik-baik saja. allz is well.

Pameran Islamic Book Fair 2015 – Jakarta

Pameran Islamic Book Fair 2015 – Jakarta
Tanggal: 27 Februari – 8 Maret 2015
Tempat: Istora Senayan Jakarta
Harga tiket masuk: GRATIS!
Islamic Book Fair 2015
Agendakan untuk menghadiri Pameran Buku terbaik di Jakarta, yaitu Islamic Book Fair 2015 yang akan berlangsung selama tanggal 27 februari sampai dengan tanggal 8 maret 2015 bertempat di Istora Senayan, Gelora Bung Karno, Jakarta.
Dapatkan berbagai macam buku pilihan serta informasi menarik beserta seminar pilihan dengan pemateri unggulan hanya di Pameran Islamic Book Fair 2015.
Saksikan juga Pameran Mummy Firaun
Pameran Mummy Firaun
==================================

Agenda acara dan program kegiatan Islamic Book Fair 2015:

JUM’AT, 27 FEBRUARI 2015
  • Panggung Utama
    • 14.00-16.00 : Opening Ceremony Islamic Book Fair 2015 (Menteri Pendidikan dan kebudayaan RI)
    • 16.30-18.00 : Talkshow “Program Wakaf Qur’an di 99 Pulau Terpencil di Nusantara” (Ir. Heru Binawan, Ust. Harry Moekti)
    • 19.00-20.30 : Workshop “Pengaruh Al-Qur’an Terhadap Tubuh Manusia” (Abdul Roziq, SQ, S.H.I bersama Qori & Qori’ah, Hafidz & Hafidzah)
  • Ruang Anggrek
    • 16.30-18.00 : Pelatihan “Mudah Faham Al-Qur’an Metode SIKECAP (Sistematis-Kerap-Cepat) (Ust. Zaitun Rasmin, Ust. Nur Ihsan Muhammad Idris)
    • 19.00-20.30 : Diskusi Terbuka “Konsep Agama Samawi” (Ust. Bachtiar Nasir, Ust. Arifin Nugroho)
SABTU, 28 FEBRUARI 2015
  • Panggung Utama
    • 10.30-12.00 : Bedah Buku “Kontroversi Imunisasi (Bunga Rampai Kedokteran Islam)” (Dr. Piprim (PROKAMI), Dr. Agus Setiawan)
    • 12.30-14.00 : Dialog & Bedah Buku “Fiqih Puasa” (Dr. Muhammad Taufiq Hulaimi, M.A. M.Ed. (Pakar Ushul Fiqih))
    • 14.30-16.00 : Launching Buku “Cinta Segi Tiga” (Ust. Muhammad Rusli Amin, Dr. H.M. Guntur Alting, M.Pd., M.Si.)
    • 16.00-18.00 : Penganugerahan Islamic Book Award 2015
    • 19.00-20.30 : Bedah Buku “Api Tauhid” (Habiburrahman el-Shirazy)
  • Ruang Anggrek
    • 10.30-12.00 : Pemutaran Film Dokumenter Masjidil Aqsha (Sahabat Masjidil Aqsha)
    • 12.30-14.00 : Bedah Buku “Pemerintah Bayangan & Big Brothers” (Fadli Zon, Rizal Darmaputra, A. Zainal Muttaqin, Artawijaya)
    • 14.30-16.00 : Talkshow Parenting (Fauziah Fauzan)
    • 16.30-18.00 : Talkshow Parenting & Bedah Buku “Detik-Detik Penghancuran Keluarga Muslim” (Iwan Januar, Zulia Ilmawati)
      19.00-20.30 : Bedah Buku “Indonesia Milik Allah” (Ust. Harry Moekti, Abu Zaid)
AHAD, 1 MARET 2015
  • Panggung Utama
    • 10.30-12.00 : Talkshow “UmmiPreneur” (Dra. Hj. Rike Roshilawati, Hj. Retno Sudiarti, Fitri Widjayanti, Spi.)
    • 12.30-16.00 : Grand Launching Buku “Dua Kodi Kartika” (Ika Kartika, Rendy Saputra, Jamil Azzaini)
    • 16.30-18.00 : Bedah Buku “The Golden Story of Abu Bakar As Shiddiq” (Ust. Amir Faisal, Ahmad Heryawan (Gubernur Jawa Barat))
    • 19.00-20.30 : Talkshow & Meet and Greet “Ada Surga di Rumah Mu” (Ust. Al Habsy)
  • Ruang Anggrek
    • 10.30-12.00 : Talkshow & Launching Buku “Dilan 2″ (Pidi Baiq)
    • 12.30-18.00 : Seminar “Mencari dan Memahami Rumusan Konsepsi Penanggalan Islam yang Sebenarnya” (Dirjen Bimas Islam, MUI, NU, Muhammadiyah)
    • 19.00-20.30 : Bedah Buku “Mafahim Islamiyah; Pokok-Pokok Pemikiran islam” (KH. Hafidz Abdurrahman, MA.)
SENIN, 2 MARET 2015
  • Panggung Utama
    • 10.30-12.00 : Talkshow “Al-Qur’an Mukjizat Sepanjang Zaman” (Ust. Zaitun Rasmin)
    • 12.30-14.00 : Talkshow Bersama Takaful
    • 14.30-16.00 : Launching Buku “Berkah Berlimpah dengan Bisnis Property Syariah” (Hanjaeli, Team Developer Property Syariah, Muhammad Maliki)
    • 16.30-18.00 : Seminar “Membangun Generasi Emas Melalui Pendidikan Berkualitas dan Islami” (Dr. Sukro Muhab, M.Si)
    • 19.00-20.30 : Semi Final Lomba Nasyid “Idola Nasyid Indonesia”
  • Ruang Anggrek
    • 10.30-14.00 : Lomba Syarhil & Fahmil Qur’an
    • 14.30-16.00 : Talkshow “Trend Umroh di Kalangan Remaja” (Majalah Manasik)
    • 16.30-18.00 : Talkshow Bersama Islampos.com
    • 19.00-20.30 : Bedah Buku-Buku Felix Siauw “Berkreasi Dalam Perjuangan Mengembalikan Kehidupan Islam Dengan Cara Syar’i” (Felix Siauw, Emeralda Noor Achmi, Alfatih Satria)
SELASA, 3 MARET 2015
  • Panggung Utama
    • 10.30-12.00 : Talkshow Sabiliku Bangkit “Menggugat Peran Umat Islam Untuk Masa Depan Indonesia” (Muhammad Zainal Muttaqin, Prof. Dr. Ir. Rokhmin Dahuri, Abdullah Hehamahuwa, SH., MH.)
    • 12.30-14.00 : Seminar “Follow Your Prophet, Find Your True Love” (Arif Rahman Lubis)
    • 14.30-16.00 : Talkshow & Diskusi Buku “Menyehatkan Indonesia Dengan Sampah” (Gamal Albinsaid)
    • 16.30-18.00 : Launching Buku & Sharing Motivation “Spirit of Golden Moment” dan “Sejarah Nasyid Indonesia” (Agus Idwar)
    • 19.00-20.30 : Bedah Metode Bilqis “Cara Cepat Membaca dan Mengiramakan Al-Qur’an” (Abdul Roziq, SQ, S.H.I)
  • Ruang Anggrek
    • 10.30-14.00 : Lomba Syarhil & Fahmil Qur’an
    • 14.30-16.00 : Talkshow “Indonesia Mengajar Al-Qur’an” (Ust. Taufiq, Ust. Zaitun Rasmin
RABU, 4 MARET 2015
  • Panggung Utama
    • 10.30-12.00 : Soft Launching “Gerakan Ayo Membaca Indonesia”  (Puan Maharani, Rudiantara, 500 Anak Sekolah)
    • 12.30-14.00 : Launching Buku “Wisdom for Beginners; 35 Rambu Penyelamat Bisnis Pertama Anda”  (Supardi Lee)
    • 14.30-16.00 : Final Cerdas Cermat Sains dan Pengetahuan Islam
    • 16.30-18.00 : Talkshow “1001 Malam”  (Candra Malik)
    • 19.00.20.30 : Final Lomba Nasyid “Idola Nasyid Indonesia”
  • Ruang Anggrek
    • 10.30-14.00 : Penyisihan & Semi Final Cerdas Cermat Sains dan Pengetahuan Islam
    • 14.30-16.00 : Obrolan Inspiratif & Bedah Buku “Yuk Move On”  (Lucky Rouf, Tim Trainer Move On Inspiration)
    • 16.30-18.00 : Seminar Bisnis Buku “Keke Business Lesson”  (Rendy Saputra (CEO Keke Busana))
    • 19.00-20.30 : Talkshow “Ketika Visuall Berdakwah”  (Nurhadi Ismail (Pendiri MDC/Gobagsodordesign))
KAMIS, 5 MARET 2015
  • Panggung Utama
    • 10.30-14.00 : Final Lomba Syarhil & Fahmil Qur’an
    • 14.30-16.00 : Talkshow Majalah Tarbawi  (Anis Matta)
    • 16.30-18.00 : Bedah Buku “Muhammad SAW. Sang Teladan”  (Hidayat Nurwahid, Ust. Ahmad Satori)
    • 19.00-20.30 : Launching Aplikasi Smart Qur’an  (Ust. Widjayanto)
  • Ruang Anggrek
    • 10.30-12.00 : Talkshow Bersama Takaful
    • 12.30-14.00 : Launching & Diskusi Buku “Mengelola Zakat Indonesia” (Yusuf Wibisono, Ledia Hanifa Amaliah, Erie Sudewo)
    • 14.00-16.00 : Sosialisasi Teknologi Printing on Demand  (Astra Graphia)
    • 16.00-18.00 : Seminar “Bagaimana Menjual E-Book”  (Randy Anthony (Republik Media Kreatif)
    • 19.00-20.30 : Talkshow “sembuh Dengan Bakteri (Bioterra)”  (Prof. Dr. Nur Tauhid, MA., Dr. Nafiudin Mahfudz, M. Kes)
JUM’AT, 6 MARET 2015
  • Panggung Utama
    • 10.30-12.00 : Festival Seni Qasidah Rebana
    • 13.00-14.30 : Festival Seni Qasidah Rebana
    • 14.30-16.00 : Talkshow Bersama Tabloid Media Umat  (Ust. Harry Moekti)
    • 16.30-18.00 : Launching “Al-Quran Untuk Pemula’  (Ust. Bachtiar Nasir, Dude Harlino, Pipik Dian Irawati)
    • 19.00-20.30 : Seminar “Prophetic Leadership and Management Wisdom “Preview Training ProLM”  (Dr. Muhammad Syafii Antonio)
  • Ruang Anggrek
    • 10.30-12.00 : Talkshow & Bedah Buku “Muslimah Sukses Tanpa Stress”  (Dr, Erma Pawitasari, M. Ed., Ahmad Rusdan Utomo, PhD)
    • 13.00-14.30 : Seminar “Aplikasi Nilai-Nilai Al-Qur’an Dalam Pendidikan Keluarga”  (Prof. Dr. Didin Hafiduddin, Dr. Adian Husaini)
    • 14.30-16.00 : Fun Talkshow “Be Perfect Muslimah”  (A. Rifai Riv’an)
    • 16.30-18.00 : Fun Talkshow “Aku, KAu dan KUA”  (Marah Adil, Babe Chabita)
    • 19.00-20.30 : Talkshow “Geliat Novel Islami”  (Indah Hanaco, Arumi E, Irene Dyah Respati, Monica Anggen, Silvarani)
SABTU, 7 MARET 2015
  • Panggung Utama
    • 10.30-12.00 : Talkshow (a tribute) & Launching Buku “Ketika Dhira Jatuh Cinta”  (Jamil Azzaini, Nadhira Arini)
    • 12.30-14.00 : Talkshow “Parenting Journey”  (Neno Warisman)
    • 14.30-16.00 : Talkshow “Bulan Terbelah di Langit Amerika”  (Hanum Rais, Rangga Alma)
    • 16.30-18.00 : Booktalk & Book Launching “Tentang rindu”  (Komunitas @Tausyiahku)
    • 19.00-20.30 : Indonesia Nasheed Award  (Padli PADI, Edcoustic, Snada, Nasyid Indonesia, dll)
  • Ruang Anggrek
    • 10.30-12.00 : Bedah Buku Rame-Rame  (Solikhin Abu Izuddin, Fuad Baradja, Fadlan Al-Ikhwani, @pedulijilbab)
    • 12.30-14.00 : Seminar “Kun Fayakun for Business”  (Sandiaga Uno, Jody Brotosuseno, Nurhayati Subhakat, Budi Harta)
    • 14.30-16.00 : Booktalk & Booksignng “How to be Amazing Urban Muslimah”  (Jenahara Nasution, Ria Miranda, Rima Bawazier)
    • 16.30-18.00 : Launching Novel Inspiratif Indiva “Menggali Inspirasi dari Karya Fiksi Bermutu”  (Gola Gong, Afifah Afra)
    • 19.00-20.30 : Kajian Pengusaha Islam (KALAM) “Ekonomi Islam di Masa Khalifah Ar-Rasyidin”  (Dr, Muhammad Syafii Antonio)
AHAD, 8 MARET 2015
  • Panggung Utama
    • 10.30-12.00 : Talkshow “Palestina, dan Tantangan Penyaluran Bantuan yang Efektif”  (Dr. Basuki Supartono,
    • HE. Faridz Mehdavi (Duta Besar Palestina), Dude Harlino, Mahasiswa Palestina)
    • 12.30-14.00 : Talkshow & Launching Buku “Musafir” Novel Perjalanan Spiritual Ibn’ Arabi  (Sadik Yalsizucanlar (Penulis dari Turki),
    • Prof. Dr. Nasaruddin Umar)
    • 14.30-16.00 : Bedah Buku “Rindu”  (Tere Liye)
    • 16.30-18.00 : Talkshow Ukhuwah & Soft Launching Buku Duet Salim A. Fillah & Felix Siauw  (Salim A. Fillah, Felix Siauw)
    • 19.00-20.30 : Closing Ceremony Islamic Book Fair 2015
  • Ruang Anggrek
    • 10.30-12.00 : Talkshow & Launching Buku “Dilan 2″  (Pidi Baiq)
    • 12.30-14.00 : Peluncuran Buku “Mengejar Pelangi”  (Tri Handayani, Pipiet Senja, Aminah Mustari)
    • 14.30-16.00 : Talkshow “Anda Bertanya, MUI Menjawab”  (Majelis Ulama Indonesia (MUI))
    • 16.36-18.00 : Talkshow “Membumikan Al-Qur’an dengan Metode Mustaqilli”  (Dr. Muhammad Nasih, KH. A. Shohib Khoironi)
==================================
JADWAL ACARA DI PANGGUNG KIDZONE
JUM’AT, 27 FEBRUARI 2015
  • 16.00-18.00 : Pelatihan Menghafal Al-Qur’an
SABTU, 28 FEBRUARI 2015
  • 10.00-12.00 : Lomba Mewarnai
  • 16.00-18.00 : Pelatihan Menghafal Al-Qur’an
AHAD, 1 MARET 2015
  • 10.00-12.00 : Lomba Mewarnai
  • 13.00-15.00 : Gathering PCPK dan SPOKY
  • 16.00-18.00 : Meet & Greet Author and Gen Halilintar (Muhammad Halilintar A. dan Lenggoni Faruk)
SENIN, 2 MARET 2015
  • 10.00-12.00 : Lomba Gerak & Lagu (TK)
  • 13.00-15.00 : Tari Saman (SD)
  • 16.00-18.00 : Seminar Public Speaking
SELASA, 3 MARET 2015
  • 10.00-12.00 : Hafidz Qur’an (TK)
  • 13.00-15.00 : Hafidz Qur’an (SD)
  • 16.00-18.00 : Seminar “Man Jadda wa Jada for Teen”
RABU, 4 MARET 2015
  • 10.00-12.00 : Lomba Mendongeng
  • 13.00-15.00 : Lomba Mendongeng
  • 16.00-18.00 : Talkshow “Pengembangan Karakter Berbasis Neuro Science”  (Dr. Amir Zuhdi)
KAMIS, 5 MARET 2015
  • 10.00-12.00 : Da’i Cilik (TK)
  • 13.00-15.00 : Da’i Cilik (SD)
  • 16.00-18.00 : Talkshow “Kiat Mengatasi Stress Pada Anak”  (Dedi Martoni, M.Si., Fitriani FS)
JUMAT, 6 MARET 2015
  • 10.00.-12.00 : Puitisasi Al-Qur’an (TK)
  • 13.00-15.00 : Puitisasi Al-Qur’an (SD)
  • 16.00-18.00 : Pelatihan Menghafal Al-Qur’an
AHAD, 8 MARET 2015
  • 10.00-12.00 : Festival Anak Soleh
  • 13.00-15.00 : Gathering KKPK / Fantasteen
==================================
Info dan kontak:
  • Twitter: @IslamicBookFair
  • IKAPI DKI: 021-47862881
sumber : http://jadwalevent.web.id/islamic-book-fair-2015-jakarta
http://www.islamic-bookfair.com/

Main Haiku

Main Haiku

hehey...
hari ini dapat mainan baru. haiku.
konon terdiri dari 17 suku kata, polanya  5-7-5 atau 6-6-5
nah, ini dia otak atikku tadi sore :)


luka penasaranbuatnya bertualangtuntaskan dendam api mengepung
teriakan letusan
darah tergenang
kau tercipta
bahkan sebelum cinta
resahkan aku
angkuhku luruh
di hadapan cinta
tiada berbentuk
serupa daun
luruh atas titahNya
kalbu merunduk
di rumah Raja
layakkah pembangkangan
beralibi cinta
tak rela lepas
tahta, kuasa, dara
ke adik tiri













tak rela lepas tahta, kuasa, dara ke adik tiri



Buku-bukunya bisa teman-teman dapatkan di toko buku Gramedia, Togamas dll
Bisa juga ke toko buku online.
or sms/wa 085701591957 ya. tulis nama/alamat/judul buku yang dipesan. Tengkyu :)

Kapok nggak?



Kapok nggak?


He3. ini sebenarnya ganjalan agak lama. kusimpan sendiri kok khawatir jadi jerawat, jadi kutulis saja biar lega dan jadi katarsis. semoga tidak menjadikan kontraproduktif :D

jadi ceritanya aku menemukan cerita dengan ide dan konsep yang mirip dengan ceritaku yang pernah kukirim untuk lomba. Settingnya juga sama,profesi karakter pun sama. Kukirim ke penerbit untuk lomba tapi tidak menang, namun tahu-tahu kok beberapa bulan kemudian cerita mirip itu terbit tapi ditulis oleh in-house writernya. huhuhu.. rasanya penasaran, gelo, dan campur aduk. tapi aku ngeyem-ngeyem alias menghibur diri sendiri, ah palingan juga kebetulan mirip. gitu aja deh, jadi husnudzdzon. meski ya.....agak masygul. hihi.


trus kapok nggak ngirim buat lomba?
nggak lah,nggak kapok.
lomba itu kan buat ajang ngasah ketrampilan nulis sesuai tema, buat nambah stock tulisan dll

sekarang masalahnya adalah kalau ceritaku yang tidak menang itu tapi mirip dengan karya yang sudah terbit, kemudian hari aku poles dan perbaiki dan mungkin pada akhirnya ntar terbit setelah revisi-revisi, apa nggak dibilang ngekor/nyontoh cerita yang ditulis in-house writer tsb?

nah lho.

tapi kalau mau kulupakan & taruh begitu saja karena toh sudah ada cerita yang mirip, kok ya sayang ya? he3


jadi gimana dong deh? :D

Setiap Orang Di Dekat Kita Bisa Menjadi Guru Kita

Setiap Orang Di Dekat Kita Bisa Menjadi Guru Kita


Kemarin aku datang ke sebuah meeting antar para pemegang saham. Kita punya pilihan untuk duduk di mana saja sebenarnya. Sempat tergoda untuk duduk di meja bareng anak-anak muda yang magang di perusahaan itu dan turut hadir sebagai volunteer dalam acara ini. Tapi kemudian aku memilih duduk bareng ibu-ibu paroh baya yang berada di meja nomer dua dari depan.

Ada lima perempuan termasuk saya duduk melingkari meja di sebuah convention hall di hotel tengah kota. Sebelah saya sedang hamil besar, katanya memasuki masa perkiraan kelahiran. Duh, aku deg-degan, tahan ya adik bayi, ntar aja keluarnya kalau sudah hari H, jangan hari ini. (jadi inget jaman aku masih nekat presentasi ke klien desain arsitektur saat sudah mendekati HPL. dan beneran malamnya langsung mulas-mulas dan besoknya melahirkan :D)

Di sebelah kananku duduk perempuan yang kelihatan cerdasnya namun juga punya attitude yang sangat bagus. Darinyalah kemudian aku mendapatkan cerita sekaligus pelajaran berharga hari itu. Insya Allah akan menjadi satu novel tersendiri, sekarang sedang saya susun outline dan plotnya.

Doakan ya, semoga saya bisa bagikan cerita inspiratif ini bagi lebih banyak orang lainnya.
Semoga lancar, berkah dan manfaat. Aamiin.


Semakin Banyak Komunitas Semakin Tinggi Dinamika

Semakin Banyak Komunitas Semakin Tinggi Dinamika

Oh hey, aku bukannya cari pembenaran atau gimana ya. hehe. karena terus terang aku suka sekali ada di mana-mana, di sana, di sini, di situ, di mana aja deh pokoknya. Sampai sekarang pun kadang masih intip-intip Leutikans yang dulu pertama kali bawa kami-kami ini kenal kepenulisan. Sesekali bantu kawan-kawan di hasfriends untuk terbitin  karyanya. Ntar insya Allah juga mau ada acara talkshow di  radio FM Semarang. Geng emak-emak narsis doyan nulis sudah pasti yang paling hangat dan akrab kayak keluarga. Ada juga dulu Cendolers dan grup khusus emak-emaknya iics. Bareng banyak jebolan leutikans dan hasfriends sekarang padha ngumpul di bawer. terua nggak mau ketinggalan nangkring juga bareng blogger di warungnya atau kampungnya atau gerombolan emak-emaknya. ahahay...
apalagi ya? aku malah ikutan ndemplok juga di grup anak-anak film, terus suka intip-intip di grup murbei, grup bimbingan novel gratis, (eh btw kenapa ada grup baru yang notabene anak-anak grup kelompok bimbingan novel gratis jadi ikut keangkut? eh malah nggosip...halagh) ikut smilers juga, nggak mau ketinggalan ikutan klub buku yang underbownya nbc atawa banyak penerbit-penerbit itu.


jadi ingat kasus..eh bukan kasus ya, tapi fenomena yang terjadi di daerahku sini juga. jadi ceritanya ada banyak kelompok pengajian, yang ceritanya terselenggaranya gegara masing-masing pentholan itu nggak mau jadi hanya anggota saja. jadi terus bikinlah sendiri. Hmmm....kalau di fesbuk, apa itu juga sebagian motifnya? atau yang lainnya? Gimana pendapatmu, kawan? :)


Demak Bukti Toleransi Dan Inklusi

Demak Bukti Toleransi Dan Inklusi



Dulu, sempat aku tidak bangga dan percaya diri menyebutkan kota kelahiranku ini sebagai asalku. Ketika teman-teman di kampus mengira aku anak Jakarta, aku senyam-senyum saja. Saat aku akhirnya balik ke Demak lagi sepeninggal suamiku yang wafat dalam sebuah kecelakaan, ada rasa sedih luar biasa. Kesibukan dan keaktifanku di Semarang serasa dibelenggu di kota kecil ini. Aku serasa mati gaya dan mati rasa. Sampai kemudian seorang teman maya menyadarkanku bahwa kotaku ini sesungguhnya sangat istimewa. Dia membukakan  mata  (hati)ku yang sempat tertutup, ternyata dari Demaklah awal pergerakan kasih dan pencerahan. Di kerajaan Islam pertama di Jawa ini pernah berkumpul wali songo yang dengan ilmu dan kebijaksanaannya, mengentaskan rakyat dari kemiskinan karena mengajarkan mereka berbagai ketrampilan, serta mengajak mereka beribadah dengan cara-cara yang arif. Yang sekarang, pada akhir-akhir ini, cara-cara seperti mereka seolah diabaikan.
Lihat bagaimana bentuk masjid Agung Demak dengan  atap tumpang tiganya yang tersohor. Delapan tiang terasnya yang merupakan tiang dari kerajaan Majapahit. Bentuk fisik bangunan utama ini merupakan cerminan bagaimana  para wali mengembangkan inklusivisme dan toleransi di dalam masyarakat.
Lihat bagaimana grebeg besar menjadi tradisi, bagaimana wayang menjadi budaya, dan  bagaimana tembang-tembang dianggit. Para wali ini menunjukkan bagaimana semestinya menjadi guru, yang ngemong, merangkul dan memahami audiensnya.
Lihat bagaimana sedekah laut, sedekah bumi, ngapati, mitoni, nyatus, nyewu dan seterusnya dan sebagainya, berbagai tradisi ini adalah sebuah kompromi, memadukan, menginfiltrasi masyarakat menggunakan kebiasaan, adat dan tradisi mereka sendiri. Dengan segala revisi dan perbaikan di dalamnya agar sesuai dengan tuntunan dan syariah. Jalan ini dipilih sebagai bentuk kampanye yang menarik hati dan tidak bertentangan dengan perilaku yang mereka dapat dari nenek moyangnya dahulu. Tetapi banyak orang sekarang yang malah justru menganggapnya sesat dan semacamnya.
Meski Demak mungkin tidak lagi serelijius dulu, karena ada banyak pelanggaran dan kemaksiatan di  sana sini seperti  yang  juga terjadi di banyak daerah lain, tapi kurasa kita tak perlu putus harapan. Sekarang tongkat estafet itu di tangan kita, generasi penerus. Bagaimana caranya agar inspirasi ini bisa terus dilanjutkan, diperkenalkan dan ditumbuhkembangkan.
Demak hadir dalam kesederhanaan meski disebutnya sebagai kerajaan. Karena kita tak bisa melihat jejak kemewahan istananya seperti yang bisa kita lihat di bekas-bekas kerajaan lain di manapun, termasuk di Indonesia. Hanya masjid agung itulah jejak yang ada. Masjid itulah pusat, centre of civic society. Masjid itulah tempat kumpulnya para wali, ulama, umaro/pemimpin/raja dan perangkatnya, cendekiawan dan juga rakyat. Dalam berjamaah sholat, mengkaji ilmu maupun diskusi banyak permasalahan lainnya.

Masjid ini yang sekarang menjadi tujuan wisatawan domestic maupun manca Negara. Termasuk makam Sultan Fatah  dan makam Sunan Kalijogo di Kadilangu, juga menjadi destinasi. Yang mestinya tidak sekedar sebagai background foto narsis di sosmed atau tempat berhening sejenak dan berdoa memohon terkabulnya hajat oleh Yang Maha Kuasa, tetapi juga menjadi titik untuk berkontemplasi, intropeksi dan mengambil ibroh. Tentang pentingnya toleransi, inklusivisme, dan bergaul bersama masyarakat secara damai dan saling menghargai. Ibroh bagaimana berkasih sayang dalam mengajak kepada kebaikan dan jalan yang lurus. Ibroh bagaimana tetap sederhana meski menjadi ‘pusat’ dan ‘punya kuasa’.  Semoga kita dimampukan olehNya. Amin ya Robbal Alamin. 



Happy Milad FLP 18

Happy Milad FLP 18

Senang banget turut melihat dan menjadi saksi bahwa  pada akhirnya FLP memasuki usia kedelapan belas tahun ini. Meski  diriku bukan (atau belum)anggota resmi, tapi beberapa kali bersinggungan juga dengan teman-teman FLP. antara lain pernah diminta menjadi narasumber saat mereka bekerja sama dengan penerbit Erlangga membedah novel Asmara di Tanah Haram (lihat postinganku kapan itu.,.hehe. sudah lama banget). Entah berapa kali juga daku ikutan acara-acara FLP dan belajar juga dari teman-teman FLP baik yang senior ataupun junior. (hopo kuwi :D)

Pernah ada yang menyangka aku juga menjadi  bagian dari FLP resmi dan ini membuatku agak bingung juga menjawabnya. karena aku merasa tidak keberatan kalau dianggap sebagai bagian dari FLP, tapi faktanya mungkin aku belum  terdaftar resmi karena aku memang belum pernah mendaftar. hehe..

Terus kenapa nggak mendaftar, mbak? Mungkin gitu ya pertanyaannya?  Entahlah. karena di komunitas lain, aku tinggal masuk-masuk aja nggak pakai daftar-daftaran segala. Xixixi...
jadi...oke deh, gimana nih, enaknya aku mendaftar nggak ya? (malah galau)


Eh malah nglantur ke mana-mana ih! *tabok  diri sendiri*
Sebenarnya yang aku mau katakan adalah istiqomah mungkin merupakan kuncinya sehingga FLP terus berdiri. meski menghadapai berbagai macam ombak, dan bahkan badai. Ditunggangi, dimanfaatkan, ditinggalkan, dipandang sebelah mata, dinyinyiri, diiri-in, dan di di lainnya, tapi FLP  nggak berhenti. terus jalan,. terus solid.
meski ya kita nggak bisa memungkiri bahwa flp pada beberapa waktu lalu jadi identik dengan salah satu partai. ya nggak sih?

however  istiqomah itu memanbg lebih baik daripada seribu karomah. FLP itu buktinya.
met milad FLP!


Btw, sudah beli dan baca buku gus Awy (FLP Makkah) terbitan hasfa publishing yang ada logo FLP di back covernya? Judulnya Generasi Copy Paste. Kalau kesulitan cari di toko buku terdekatmu, kamu bisa order via sms/wa ke 085701591957.   Tulis nama/alamat/judul buku yang dipesan.
hanya Rp 35rb, free ongkir untuk wilayah jawa, untuk luar jawa  tambah ongkir Rp 10rb ya :)

Kenapa “50 Shades of Grey” booming

Kenapa “50 Shades of Grey” booming

aku sendiri belum membaca novel maupun menonton filmnya. terutama karena  katanya 'porn'. (xixi..kayak nggak inget jaman dulu SD aja waktu  nggak sengaja baca yang kayak gituan)
tapi mari belajar dari booming, best seller dan larisnya “50 Shades of Grey” ini.

terlepas dari ia menampilkan adegan-adegan yang kalau di sini pasti disensor, sehingga memang itu bagaimanapun menarik orang-orang tertentu untuk membaca dan menontonnya, tapi ada hal lain juga.

Konon karena ia adalah topik yang kontroversial, sebagian besar orang mengalaminya (jatuh cinta dan terus mencintai seseorang yang bahkan memperlakukannya dengan sangat buruk...*duh jadi inget temanku)  dan juga karena ini nih :

“50 Shades of Grey”   ini sebenarnya romantik, intelek, emosional, ada  kekuatan instinktif dan faktor dalam cerita yang menyebabkan pembaca/penonton meresponnya sampai level inti. Mereka turut prihatin, peduli, takut dan  ingin tahu. sehingga terus duduk dan menunggu apa yang akan terjadi selanjutnya. bagaimana si kekasih ini menghadapi pasangan dan situasi mereka. 

- ada inti konsep dan premis dramatis yang kuat dan menyatu.
- tensi  dramatis yang meningkat dari konflik yang menghadang tokohnya dalam menjalani 'petualangan/tantangannya'
- ada strategi penjedaan dalam penuturannya yang mengukur derajat ketegangan, kejernihan dan harapan. 
- menyajikan sesuatu bagi pembaca, alasan, akar, motif dan perlawanan akan ketakutan. 
- mengantarkan pengalaman menegangkan yang kental.
- strategi naratif yang mengangkat cerita menuju keintiman yang lebih tinggi tingkatannya, pencapaian dan keefektifannya. 



#ngemilbaca Miss Matching

#ngemilbaca Miss Matching


Nah! Yang ini juga dapat dari barteran. Kumcer yang terdiri dari beberapa cerpen, sebagian pernah dimuat di media, sebagian cerpen baru. Jadi beda-beda masing-masing ceritanya, beda karakter beda tema.

Kumcer ini bergaya pop dan cair mengalir. Cerpen miss matching sudah ketahuan kan dari judulnya menceritakan tentang seorang gadis yang banget-banget pedulinya ama matchingnya semua yang ada di dirinya. dari baju, rok, sepatu, tas sampai daleman. ahaha. jadi keinget kita pernah suatu kali ada di masa kayak gini ya? tapinya si miss matching ini kebangetan repotnya  gitu.

Cerita lain ada  juga tentang cinta segitiga, yang ketahuannya pas acara main game truth and dare. dan lain-lain :))



#ngemilbaca Mak Irits

yeay!

senengnya bisa barteran ama teman-teman yang akhirnya juga nerbitin buku. termasuk mak irits ini.

ceritanya berbentuk potongan-potongan episode komik, tentang segala hal yang berhubungan dengan emak yang punya tekad untuk selalu irits dalam hidupnya ini.

kalau dilihat-lihat ya bentuk mak irit ini kayak popeye tapi versi perempuan gitu sih. hehe.
kocak dan seru. lucu. hehe.

kapan-kapan  jadi pingin bikin buku yang kayak gitu juga. emmmm...tapi apa ya tema dan konsepnya... musti mikir nih :D